Cara Mengontrol Diri

Cara Mengontrol Diri – Tips, Trik dan Perangkap Uang

The Secret To Success Is Not AboutSejak usia dini, banyak dari kita yang salah kaprah tentang uang. Sebagian besar dari kita percaya bahwa kesuksesan akan datang sebagai akibat dari tingginya pendidikan kita dan banyaknya uang yang kita dapat sebagai hasilnya. Ini sangat jauh dari kebenaran tentang bagaimana mencapai keberhasilan. Bukan seberapa banyak uang yang kita peroleh, yang terpenting adalah seberapa besar yang bisa kita simpan. Dan apa yang kita lakukan dengan uang yang telah kita simpan.

Bahkan yang paling terdidik dari kita dapat dengan mudah jatuh dalam perangkap menghabiskan apa yang kita peroleh, atau bahkan lebih besar dari yang kita peroleh, hanya akibat pilihan gaya hidup, keluarga, kondisi sosial dan kemasyarakatan. Belum lagi mesin pemasaran perusahaan besar yang meyakinkan kita untuk membeli merek yang dianggap lebih baik, dengan lebih mahal dari air mineral, kopi, beras, pakaian, sepeda motor atau mobil. Dengan demikian kita belanja kebutuhan yang hanya diinginkan bukan dibutuhkan, dan punya barang-barang yang tidak benar-benar diperlukan. Menghabiskan jauh lebih banyak uang daripada yang kita hasilkan.

Dunia ini penuh dengan orang-orang berpendidikan dan dibayar tinggi, tapi jika penghasilan mereka terhenti dalam waktu singkat mereka bisa meluncur cepat  menuju kebangkrutan, atau berpotensi bangkrut. Hal ini karena mereka telah menggeser gaya hidup dan komitmen mereka, ke tingkat setara dengan pendapatan mereka. Pendapatan yang lebih tinggi berarti mengambil komitmen yang lebih besar seperti rumah, sepeda motor atau kredit mobil yang lebih baik, peningkatan gaya hidup, sehingga sering meningkatkan pengeluaran setiap bulannya semakin dekat dengan tingkat penghasilan mereka. Sekilas , mereka terlihat makmur, tapi bulan ke bulan mereka hanya bertahan hidup dari apa yang mereka peroleh. Setiap perubahan situasi yang cepat, seperti kehilangan pekerjaan atau pengurangan gaji akan menjadi bencana.

Dalam banyak kasus, kebanyakan orang hidup di luar kemampuan mereka karena ketersediaan kredit. Terutama kartu kredit, yang sering digunakan untuk membeli barang-barang seperti pakaian, hiburan, liburan, dan sayangnya, mengambil uang tunai yang dihabiskan untuk pilihan gaya hidup di hari tertentu. Saldo kartu kredit sering tetap tinggi selama bertahun-tahun bahkan selamanya. Bayangkan membeli sepasang kacamata baru trendi yang Anda hilangkan beberapa minggu kemudian, dan kemudian membayar kacamata hitam tersebut selama bertahun-tahun karena kartu kredit jaranglah lunas. Jadi membayar untuk sesuatu yang tidak kita gunakan lagi, tidak lagi dimiliki atau Anda telah konsumsikan bertahun – tahun kemudian setelah hari pembelian, ini tidak  masuk akal namun begitu banyak dari kita melakukannya.

Trik manajemen keuangan yang lebih baik dan menciptakan kekayaan sebenarnya terpapar pada langkah pertama, tidak pernah membeli sesuatu yang uangnya tidak Anda miliki dan oleh karena itu, jika menggunakan kartu kredit, lunasilah seluruh saldo ketika tagihan jatuh tempo, dan yang lebih penting, pahamilah perbedaan antara Kebutuhan and Keinginan. Sesuatu yang benar-benar Anda Perlukan sangat berbeda dengan sesuatu yang hanya Anda Inginkan.

Misalnya. Anda Butuh  minum air, tetapi sering kita Ingin merek yang jauh lebih mahal karena telah dikondisikan untuk percaya kita Butuh. Membingungkan akibat sebuah produk yang dipasarkan juga memiliki unsur status yang kuat melalui tekanan sosial/lingkungan karena upaya pemasaran perusahaan yang menjual produk tersebut.

Kecerdikan pemasaran di luar soal hanya membuat produk lebih menarik dan populer. Pemasaran adalah ilmu yang telah teruji di seluruh dunia. Aksesibilitas dan visibilitas sangat penting dan oleh karena itu penempatan produk perusahaan di toko sangat penting untuk keberhasilannya. Misalnya. Produk untuk anak-anak di supermarket ditempatkan di tingkat mata optimal anak. Jika permen baru ditempatkan di rak paling atas, anak tidak akan melihatnya, karena itu tidak memulai tingkah laku “Mama, Aku Mau”. Sama berlaku untuk produk yang berada di kasir. Ditempatkan sempurna untuk menarik perhatian anak-anak atau orang dewasa pembeli impulsif sehingga Ingin hal yang mereka tidak benar-benar Butuh. Berurusan dengan godaan sehari-hari seperti ini sebenarnya mudah. Salah satu contohnya adalah TIDAK MEMBAWA ANAK-ANAK ANDA saat Anda berbelanja. Anda bisa menghemat sangat banyak.

Mentor MicroBank Yayasan memahami godaan dan banyak tantangan lainnya yang menyebabkan kita membelanjakan jauh lebih banyak daripada seharusnya. Hal paling penting untuk menjadi makmur adalah tentang mengurangi apa yang kita keluarkan. Bahkan seseorang dengan penghasilan kecil bisa jadi makmur jika mereka belajar bagaimana mengaturnya. Melalui kursus pengelolaan uang Gratis yang mudah dimengerti, kita belajar tentang Tips, Trik dan Perangkap pengeluaran, Anda kini berada di jalan untuk mencapai kemakmuran.

© Copyright 2015 Mentor MicroBank Foundation (Yayasan Mentor MikroBank), trading as
MMB and/or Mentor Foundation (Yayasan Mentor) or MicroBank Foundation (Yayasan MikroBank)
(Under Exclusive Licence from Alan Morgan).
s2Member®